Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Melihat Keistimewaan pada Android 11

Melihat Keistimewaan pada Android 11
www.aboutech.net
Sistem operasi android pada smartphone pastinya membutuhkan update secara berkala, tujuannya lebih kepada peningkatan sistem keamanan, kenyamanan, serta pengenalan fitur-fitur baru sebagaimana dapat dimanfaatkan oleh pengguna.

Baru-baru ini Android 11 versi Beta menunda perilisan hingga 1 Juni kemarin, Google akan menggelar peluncuran secara virtual pada 3 Juni 2020. beberapa ponsel yang akan bergabung dengan Android Developers Program dan dapat menginstal versi beta yaitu : Ponsel Pixel 2, Pixel 3, Pixel 3a, Pixel 4, dan sejumlah perangkat terpilih lainnya.

Tags: Smartphone, Android 11

Pengenalan Android 11

Sistem Operasi Android 11 adalah sistem operasi terbaru yang akan rilis baru-baru ini dan masih dalam versi BETA. Sesuai dengan versinya, sistem operasi versi ini dijadikan wadah bagi para pengembang agar dapat menikmati aplikasi buatan Google.

Google menginformasikan banyak kelebihan pada OS terbaru ini. Kelebihan yang ditawarkan seperti fitur privasi yang lebih lengkap, dukungan jaringan 5G, tampilan User Interface pada pengiriman pesan dan masih banyak lagi. Perlu diketahui bahwa Android 11 dalam versi BETA ini bukan tipe final melainkan pratinjau sehinggai masih ditemui banyak bugs di dalamnya.

Memasang pembaruan ini pada smartphone utama tidak disarankan, sebab pengguna belum dapat terpuaskan sepenuhnya untuk menggunakan fitur-fitur pada Android 11. Namun apabila sekedar ingin bereksperimen tidak menjadi masalah selama mengetahui cara untuk problem solving jika terjadi error pada sistem operasi.

Beberapa Fitur pada Android 11

Seperti diketahui bahwa Android 11 merupakan peningkatan dari versi sebelumnya. Tentunya ada keunggulan tersendiri yang ditawarkan kepada penggunanya. Termasuk berbagai fitur baru sebagaimana tidak ada pada sistem operasi sebelumnya. Salah satu perubahannya simak berikut ini.

1. Fitur Bubbles.

Fitur ini termasuk bagian dari Android 10 dengan dilengkapi peningkatan. Hampir serupa dengan tampilan chat heads pada aplikasi Facebook Messenger. Tampilan UI ini memungkinkan pengguna agar dapat membuka sejumlah percakapan sekaligus agar mudah diakses dan membalas pesan lawan bicaranya.

Bubbles saat ini hanya kompatible lewat aplikasi percakapan bawaan Android. tapi untuk pengembangan ke depannya akan mulai diterapkan pada aplikasi WhatsApp, Telegram, Instagram dan lain sebagainya. Fitur ini tersendiri terinspirasi dari aplikasi Facebook Messenger.

2. Conversations (Percakapan)

Selain bubbles, terdapat juga fitur percakapan yang nantinya akan muncul pada area notifikasi. Bagian pemberitahuan pesan nantinya akan dibagi sesuai dengan aplikasinya. Misalnya saja seperti Twitter, Instagram, Email, Facebook dan update aplikasi sehingga terdapat ruang lebih untuk berkomunikasi menjadi lebih mudah.

Fitur Conversations ini sedang dalam tahap pengembangan sehingga belum maksimal dalam penggunaan. Namun bukan tidak mungkin pada versi final nanti yang akan dirilis pada bulan September mendatang akan dapat digunakan untuk para pengguna penikmat OS Android.
Fasilitas seperti ini tidak ditemui pada OS Android versi 10 atau lainnya sehingga memberi nuansa baru saat diterapkan.

3. Permission pada Aplikasi

Android 11 memulai pendekatan fitur seperti iOS khususnya dalam apps permission. Pengguna memiliki opsi untuk memberi izin sementara pada aplikasi agar dapat mengakses menu tertentu pada ponsel pintar seperti mikrofon, kamera serta titik lokasi pengguna secara realtime dan terukur.

Kehadiran fitur ini merupakan bentuk sarana otorisasi, misalnya sebelum memasang aplikasi, pengguna diberitahu tentang aktivitas apa saja yang nantinya diperlukan oleh aplikasi tersebut. App permission menghindari pemasangan aplikasi sebagaimana bisa menyebabkan pemborosan kuota dan pulsa anda dan juga tak luput dari kapasitas baterai smartphone Anda. Dengan begitu, kenyamanan pengguna tetap terjaga tanpa mencemaskan ada yang memata-matai dari luar melalui aplikasi tersebut.

4. Screen Recording (Perekaman pada Layar)

Screen Recording merupakan pengambilan tangkapan layar pada aktivitas apa saja yang dilakukan oleh pengguna dalam bentuk video. Fitur seperti ini tadinya akan diterapkan pada Android 10 versi Beta. Hanya saja tidak lama setelah itu justru dihilangkan pada versi akhir dan lebih difokuskan pada menu unggulan lainnya.

Fitur perekaman pada layar akhirnya diangkat kembali pada Android 11 versi BETA diperkenalkan dan fasilitas tersebut kelak akan disajikan dengan tampilan menarik. Dapat dikatakan apabila mencapai versi final, screen recording dapat dimanfaatkan oleh pengguna tanpa harus memasang aplikasi dari pihak ketiga.

Untuk kamu para gammers sejati merangkap sebagai youtubers, pastinya akan sangat diuntungkan dengan kehadiran fitur semacam ini bukan?

5. Perubahan Minor pada Fitur Android Sebelumnya

Perubahan minor adalah terdapat sedikit modifikasi pada beberapa fitur yang terdapat pada versi Android sebelumnya seperti pengaturan dark mode (Tampilan gelap secara otomatis), Fitur Gesture Motion Sense, peningkatan sesitivitas touch screen untuk Pixel 4. Pengaktifan mode pesawat tanpa mematikan jaringan Bluetooth ketika Anda ingin menyalakan Audio.

Tampilan antarmuka pengguna untuk tangkapan layar baru juga turut disediakan hanya saja belum dapat dioperasikan secara maksimal. Perubahan lainnya juga terdapat pada peningkatan keamanan dan privasi pengguna serta mampu terintegrasi lebih baik dengan jaringan 5G yang lebih unggul dari pendahulunya.

Perbaikan Bugs pada OS Android 11

Dikarenakan masih dirilis dalam versi BETA, Android 11 masih terdapat beberapa bugs yang dapat ditemukan tapi di balik ini semua ada peran pengembang untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Tujuannya tidak lain adalah menemukan pengaturan yang tepat dengan meminimalisir gangguan sistem/error.

Ada beberapa masalah yang teradapat pada Android 11 versi BETA yang sudah dibenahi sejauh ini apabila ditinjau dari jalannya sistem secara umum maupun cek secara langsung di operating sistem sendiri. Berbagai bugs tersebut antara lain:

  • Memperbaiki kendala crash yang terjadi ketika menekan terlalu lama dalam memilih elemen aplikasi yang baru saja dibuka.
  • Memperbaiki bugs terdeteksi ketika bilah status tiba-tiba not responding saat berjalan pada latar belakang/background khususnya ketika komponen belum terinisialisasi.
  • Memperbaiki masalah akibat terlalu banyak Window Tokens dihasilkan dari Sistem antarmuka pengguna, sehingga terjadi penumpukan hingga menghilangkan frame rate saat menjelajah atau menggulung layar aplikasi.
  • Memperbaiki kendala aplikasi Wear OS yang tiba-tiba tanpa respon ketika pengguna menghubungkan perangkat kerasnya.
  • Memperbaiki bugs ketika opsi "Settings" not responding saat melakukan tap pada bilah pencarian.

Itulah beberapa kendala yang sebelumnya muncul pada akhirnya dilakukan perbaikan, khususnya untuk OS Android versi 11.2.1. Masih ada beberapa masalah lainnya apabila dilakukan pengujian lain sehingga butuh peran pengembang agar semua bugs tersebut dapat diminimalisir.

Beberapa Perangkat yang sudah Mendukung Android 11

Saat ini penggunaan Sistem Operasi Android 11 dapat berjalan pada perangkat yang sudah teruji kelancarannya. Namun untuk ponsel pintar tipe lainnya masih memerlukan penyesuaian, Berikut beberapa perangkat yang sudah menggunakannya:

1. Google Pixel 4 dan Pixel 4 XL

Sejak dirilis pada bulan Oktober 2019 silam, Google Pixel 4 dan Varian XL nya awalnya menggunakan sistem operasi Android 10 sebagai OS Bawaannya. Tetapi muncul nya veri OS Android 11 terbaru memungkinkan untuk dipasangnya pada kedua jenis perangkat ponsel pintar ini. Dua device ini menggunakan Qualcomm SD855.

Menggunakan kapasitas Memori RAM hingga 6GB membuat kinerjanya lebih responsif khususnya dalam mode multitasking. Perbedaan Pixel 4 dengan versi XL adalah ukuran perangkatnya. Salah satunya berukuran 5,7 inch, sedangkan Google Pixel 4 XL sebesar 6,3 inch.

2. Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL

Varian lain di bawah Google Pixel 4 terdapat Google Pixel 2 dan versi XL yang juga compatible untuk pemasangan OS Android 11. Duo ponsel pintar tersebut bersifat tahan debu dan air serta tahan terhadap percikan. Perbedaan Mendasar dari kedua ponsel tersebut adalah ukuran dan beratnya.

Jika Google Pixel 2 memiliki lebar dan tinggi 69,77mm x 145,7mm maka versi XL berdimensi 76,7mm x 157,9mm. Selain itu kiprah kedua device tersebut, Google Pixel 3, 3a dan 3 XL juga telah rilis di pasaran dan dapat dipakai untuk mengupdate sistem Android 10 ke OS Android Versi 11 Beta dan ataupun Android 11 Final.


Demikianlah artikel mengenai Sistem Operasi Android 11 yang masih dalam tahap pengembangan dan butuh perbaikan bugs. Meskipun dalam aspek lainnya terdapat keunggulan tersendiri dari pada versi OS sebelumnya apabila tersedia tipe final selama kurun waktu kedepan.
Techpedia
Techpedia Mencoba menjadi blogger untuk menyalurkan hobi.

Post a Comment for "Melihat Keistimewaan pada Android 11"